Laman

Tampilkan postingan dengan label Dunia OlahRaga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dunia OlahRaga. Tampilkan semua postingan

Senin, 30 Mei 2011

Puyol Akan Jalani Operasi Lutut



Kapten Barcelona, Carles Puyol, akan menjalani operasi pada lutut kirinya, Rabu (1/6), menyusul cedera pada lutut kiri yang melandanya di paruh kedua musim 2010/2011.

Hal tersebut dikonfirmasi Barcelona yang membuat pengumuman dalam situs resmi mereka, Senin (30/5), dan mengatakan bahwa para dokter yang akan melakukan operasi akan mengadakan konferensi pers pada malam setelah operasi.

"Carles Puyol akan menjalani operasi pada pukul 14.00 (waktu setempat) hari Rabu 1 Juni di Klinik Quiron untuk mengatasi permasalahan yang ia derita pada lutut kirinya," bunyi pernyataan yang tertulis seperti dilansir Goal.com.

"Setelah operasi dilakukan, Dokter Ricard Pruna dan Ramon Cugat akan bicara pada media di Ruang Pers Ricard Maxenchs di Camp Nou," lanjut pernyataan di situs Azulgrana itu.

Puyol menghabiskan hampir tiga bulan berada di sisi lapangan usai ia mengalami masalah pada otot tendon di lutut kirinya saat menghadapi Racing Santander di Camp Nou 22 Januari silam.

Bek tengah tim nasional Spanyol itu sempat masuk dalam skuad Barca di pertandingan La Liga menghadapi rival abadi mereka, Real Madrid, di Santiago Bernabeu 15 April lalu. Namun, sejak itu ia jarang dimainkan oleh Pep Guardiola.

Bek berusia 33 tahun itu juga tidak menjadi starter saat menghadapi Manchester United di partai final Liga Champion yang diselenggarakan di Wembley, Minggu (29/5) dini hari WIB. Namun, ia bermain sebagai pemain pengganti dan ikut merayakan gelar juara keempat Barcelona di Liga Champion usai mengalahkan Setan Merah dengan skor akhir 3-1.

sumber: http://www.bolanews.com/liga/liga-spanyol/26712-Puyol-Akan-Jalani-Operasi-Lutut.html

Patrice Evra Kembali Tantang Barcelona



Bek Manchester United, Patrice Evra mengaku ingin kembali menantang klub Catalan, Barcelona pada laga final Liga Champion musim mendatang. Evra akan mempersiapkan diri apabila pertandingan yang mempertemukan Manchester United dan Barcelona benar terjadi.

Dengan asumsi rata-rata usia pemain Barcelona bertambah, meski tetap lebih muda dibandingkan mereka sendiri, Red Devil mungkin akan sulit menaklukan Barcelona.

Namun, Evra mengaku tidak gentar. Jika benar terjadi, Evra siap untuk menjalani kesempatan ketiga untuk menghadapai Barcelona pada final yang rencana digelar di Allianz Arena, Muenchen, Jerman.

"Manchester United tidak pernah mati," katanya kepada MUTV. "Kami tidak takut. Aku ingin kembali ke final dan bermain melawan Barcelona lagi," sambungnya.

Menurut pria berkebangsaan Prancis itu, United bagus di musim ini, tapi tidak hebat karena mereka takluk atas Barcelona dengan skor 3-1, Minggu (29/5) dini hari WIB. "Tetapi kami masih dapat memenangkan gelar liga dan kami akan memenangkannya lagi di tahun depan dan yakin bahwa kami akan memenangkan Liga Champion," katanya optimis.

sumber : http://www.bolanews.com/

Selasa, 10 Mei 2011

Menangi Derbi, Barca Satu Poin Menuju Juara


BARCELONA, KOMPAS.com — Barcelona memukul Espanyol dengan dua gol tanpa balas pada pertandingan Liga BBVA di Camp Nou, Minggu (8/5/2011). Barcelona kini menguasai klasemen dengan 91 poin dan hanya membutuhkan satu hasil imbang untuk menjadi juara.

Gol terjadi pada menit ke-29. Setelah menguasai bola hasil kerja sama satu-dua yang dilakukannya dengan Fontas, Iniesta menggiring bola melewati kawalan Chicha Torres dan Jordi Amat, kemudian menembakkan bola masuk kesudut kanan bawah gawang Idris Kameni.

Pertandingan cenderung berjalan satu arah sejak awal, dengan Barcelona sebagai pengendali permainan. Namun, mereka kesulitan menyelipkan serangan akibat permainan agresif tim tamu dalam mengejar dan merebut bola.

Dalam sejumlah kesempatan, Espanyol mencoba melakukan serangan balik, yang tak betul-betul menyulitkan Barcelona.

Barcelona baru bisa mengakhiri tawar-menawar itu melalui David Villa pada menit ke-17, yang bisa dimentahkan Idris Kameni.

Tak mau kehilangan momen, Barcelona melanjutkan tekanan mereka dan mendapatkan peluang emas kedua dari Andres Iniesta pada menit ke-21. Lagi-lagi usaha tuan rumah gagal membuahkan gol akibat aksi penyelamatan Kameni.

Penampilan Kameni tak membuat Barcelona jera. Mereka terus mencari kelemahan dan kelengahan Espanyol. Usaha mereka pun membuahkan keunggulan pada menit ke-29 berkat aksi individu Iniesta.

Gol itu membuat Espanyol semakin mengetatkan pertahanan mereka. Di sisi lain, Barcelona berusaha mempertahankan tekanan mereka. Namun, tak ada gol tercipta sampai peluit turun minum berbunyi.

Permainan tak banyak berubah pada babak kedua. Barcelona masih mendominasi dan mengendalikan permainan. Mereka pun berhasil menambah gol, berkat sundulan kepada Gerard Pique yang memanfaatkan bola hasil tendangan sudut Xavi pada menit ke-48.

Espanyol merespons dengan bermain semakin agresif. Namun, alur umpan mereka kurang akurat dan mudah terbaca sehingga sulit menembus benteng Barcelona.

Di sisi lain, permainan Espanyol juga menyulitkan Barcelona menciptakan peluang. Meski konsisten menekan, mereka sering melihat pergerakan tim patah pada momen-momen krusial di wilayah pertahanan lawan.

Pertandingan terus berlangsung begitu tanpa solusi, sampai peluit berbunyi panjang.


Susunan pemain

Barcelona: Victor Valdes; Gerard Pique, Javier Mascherano, Fontas (Eric Abidal 71), Dani Alves; Sergio Busquets, Andres Iniesta, Xavi (Seydou Keita 90); David Villa, Lionel Messi, Pedro (Ibrahim Afellay 83)

Espanyol: Idris Kameni; Raul Rodriguez, Jordi Amat, Fransisco Chicha Torres, Ernesto Galan; Javier Moreno Marquez, Javi Lopez (Isaias 77), Jose Maria Callejon (Alvaro Vasquez 59), Verdu; Pablo Daniel Osvaldo, Ivan Alonso (Luis Garcia 46)

sumber: http://bola.kompas.com/read/2011/05/09/01441051/Menangi.Derbi.Barca.Satu.Poin.Menuju.Juara

Senin, 09 Mei 2011

Juara di Madrid, Kvitova Tembus Top 10



Muhayati Faridatun - Okezone

MADRID - Petra Kvitova sukses meraih gelar ketiga di tahun ini, usai menumbangkan Victoria Azarenka di partai final Madrid Open, Minggu (8/5/2011) malam, melalui dua set langsung, 7-6, 6-4. Kemenangan ini sekaligus mengantarkan petenis belia Republik Ceska menembus peringkat 10 teratas dunia.

Sebelumnya, Kvitova meraih gelar juara di kejuaraan WTA Brisbane (Januari) dan Paris (Februari). Sementara itu, Azarenka juga mengantongi dua trofi secara beruntun, setelah meraih kemenangan di final kejuaraan WTA Miami dan Marbella pada awal April.

Pada pertarungan yang berlangsung di bawah cerahnya sinar matahari Ibukota Spanyol, Kvitova langsung megamankan tiga poin pertama di set pembuka, 3-0. Azarenka tak tinggal diam dan mengejar ketinggalan, hingga memaksakan tie break meskipun akhirnya dimenangkan Kvitova, 7-6.

Di set kedua, Kvitova tak terlalu sulit membendung perlawanan rival asal Belarusia. Kvitova mendominasi laga dan terus memimpin hingga 5-3, sebelum Azarenka memperkecil jarak dan merebut game sembilan, 5-4. Namun setelah itu, Kvitova tak sekalipun melakukan kesalahan dan memastikan kemenangan di game pamungkas, 6-4.

Tentunya, kemenangan ini terasa sangat spesial bagi Kvitova. Petenis kelahiran 21 tahun silam, yang sebelumnya menduduki peringkat 16, kini sukses menembus peringkat 10 teratas untuk kali pertama. Sah saja jika Kvitova mengumbar kebahagiaannya.

“Saya menyuguhkan beberapa permainan terbaik saya hari ini. Turnamen ini sangat luar biasa bagi saya,” cetus Kvitova usai pertandingan yang digelar di lapangan tanah liat, seperti dilansir Reuters.

sumber: http://sports.okezone.com/read/2011/05/09/39/454720/juara-di-madrid-kvitova-tembus-top-10